Sebuah kepuasan bukanlah datang dari kemenangan
Bukan juga data dari penaklukan
Bukan datang dari suatu kesewenangan
Dan sama sekali bukan alam kesenangan
Sebuah kepuasan adalah kemandirian
Kemandirian dari kemantapan yang muncul dari dalam hati
Kelembangan dan kenyamanan yang tidak pernah hilang
Kehidupan yang tidak ada batasnya
Hidup ini tidak akan mudah untuk dilalui
Bukan juga sebuah kemudahan untuk dijalani
Apalagi sesuatu yang mudah untuk ditekuni
Kita adalah bidak-bidak berjalan
Anin
Saturday, May 15, 2010
Monday, May 10, 2010
Di Sebuah Persimpangan
Di sebuah persimpangan jalan yang meliuk tajam
Dan di sebuah padang asa yang penuh lumpur derita
Aku berjalan, layaknya karang yang tak tergoyahkan
Bergerak bagai angin yang tak terhentikan
Masa yang lalu kan terus berganti
Dan masa sekarang kan terus berlalu
Pelan-pelan namun pasti
Pergantian, demi pergantian kan terus terjadi
Ketika kita terus bertanya
Dan terpaku tanpa berbuat
Kita hanya akan menemukan kekosongan
Bukan menemukan sebuah jalan
Ketika kita berbuat
Dan tanpa bertanya
Maka kita hanya akan menemukan kebodohan
Bukannya sebuah cahaya penuntun
Anin
Dan di sebuah padang asa yang penuh lumpur derita
Aku berjalan, layaknya karang yang tak tergoyahkan
Bergerak bagai angin yang tak terhentikan
Masa yang lalu kan terus berganti
Dan masa sekarang kan terus berlalu
Pelan-pelan namun pasti
Pergantian, demi pergantian kan terus terjadi
Ketika kita terus bertanya
Dan terpaku tanpa berbuat
Kita hanya akan menemukan kekosongan
Bukan menemukan sebuah jalan
Ketika kita berbuat
Dan tanpa bertanya
Maka kita hanya akan menemukan kebodohan
Bukannya sebuah cahaya penuntun
Anin
Mereka Di Sana
Sebuah perjalanan panjang dan berliku
Sebuah kelelahan yang tak mungkin terbayang
Itulah esensi dari hidup
Sebuah kehidupan yang harus kita jalani
Pernahkah terbayang olehmu
Berapa banyak manusia yang ingin menjadi sepertimu
Seberapa banyak anak-anak yang ingin bermain di halaman rumahmu
Tersenyum dan mengembangkan tangan-tangan mereka, menari
Apakah kau tidak pernah bertanya arti dari tawa mereka
Sebuah tawa sinis terselubung benci
sebuah tawa yang tak mungkin kau sebarkan
Dalam hidupmu yang tak berasa
Ingatlah itu, sadarilah itu
Anin
Sebuah kelelahan yang tak mungkin terbayang
Itulah esensi dari hidup
Sebuah kehidupan yang harus kita jalani
Pernahkah terbayang olehmu
Berapa banyak manusia yang ingin menjadi sepertimu
Seberapa banyak anak-anak yang ingin bermain di halaman rumahmu
Tersenyum dan mengembangkan tangan-tangan mereka, menari
Apakah kau tidak pernah bertanya arti dari tawa mereka
Sebuah tawa sinis terselubung benci
sebuah tawa yang tak mungkin kau sebarkan
Dalam hidupmu yang tak berasa
Ingatlah itu, sadarilah itu
Anin
Dia
Tahun-tahun telah terlewati
Berbagai rasa telah ku lalui
Hujan, angin dan semua badai telah menerpaku
Namun anganku tak bisa jauh darimu
Aku tak tahu, apa yang salah dengan diriku
Hanya ada dirimu, selalu dirimu
Bukan berarti aku menyerahkan segalanya
Hanya saja aku tak mungkin melupakanmu
Hidup ini hanya sekali
Dan apakah perasaan itupun hanya sekali
Tidak, mungkin tidak
Namun aku tak tahu harus berbuat apa
Jalan fikirku terus kutempuh
Mencari sesuatu jawaban atas gundahku
Mencari jawaban yang tak juga kutemui
Dalam hidup, inilah misteri
Anin
Berbagai rasa telah ku lalui
Hujan, angin dan semua badai telah menerpaku
Namun anganku tak bisa jauh darimu
Aku tak tahu, apa yang salah dengan diriku
Hanya ada dirimu, selalu dirimu
Bukan berarti aku menyerahkan segalanya
Hanya saja aku tak mungkin melupakanmu
Hidup ini hanya sekali
Dan apakah perasaan itupun hanya sekali
Tidak, mungkin tidak
Namun aku tak tahu harus berbuat apa
Jalan fikirku terus kutempuh
Mencari sesuatu jawaban atas gundahku
Mencari jawaban yang tak juga kutemui
Dalam hidup, inilah misteri
Anin
Saturday, January 30, 2010
Kompresi File
Harga berbagai media storage memang mengalami penurunan yang cukup drastis selama lebih dari 2 tahun belakangan ini. Disamping itu besar daya penyimpanannyapun meningkat dengan signifikan. Lalu pertanyaannya adalah, apakah teknik kompresi masih perlu dalam menunjang kinerja pertukaran data?
Perlu! terdapat banyak sekali cara mengimplementasikan kompresi. Beberapa cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan .ZIP atau .RAR. Sebenarnya masih banyak implementasi kompresi, sebagai contoh file-file dengan ekstensi JPEG dan MP3 juga menerapkan algoritma kompresi. Sehingga jika file-file macam itu dikompresi kembali, maka tidak membawa hasil perubahan yang berbeda.
Wednesday, January 27, 2010
Orang Lain dan Diri Kita
Pernahkah kita menyalahkan orang lain? Menggugat dan menuduh bahwa seseorang itu salah, buruk dan seharusnya dikutuk? Seperti apakah perasaanmu ketika itu? Kamu marah, atau dengki atau biasa saja karena perasaan seperti itu sudah menjadi makanan harian bagimu.
Sudah menjadi watak bagi setiap manusia bahwa mudah untuk menyalahkan orang lain. Kita melihat orang lain sebagai setan dan menyatakan dirikita 'meskipun tidak 100% baik' lebih baik dari orang yang kita tuduh. Kita tidak pernah menempatkan dirikita kepada keadaan di mana diri kita berada di tempat orang lain itu.
Seberapa banyak orang yang telah lupa apa yang mereka perjuangkan? Seberapa banyak orang yang dahulu mengatakan baik di satu sisi namun ia berubah di kemudian hari.
Saya tidak bermaksud untuk menuduh dan berusaha tidak menuduh seseorang. Namun perlu diingat bahwa selayaknya kita tidak terlalu banyak menuduh. Hal ini mengingatkanku pada pepatah Arab Kuno yang menyatakan ketika kamu menuduh seseorang dengan satu jari telunjukmu, maka ketiga jari lainya akan menunjuk kepada dirimu sendiri. Artinya apa? Ini sebuah konsekuensi yang besar, bahwa ketika kita berani menuduh dan berani mengingatkan. Kita perlu menjadi seseorang yang benar-benar lebih daripada orang yang kita tuduh, bukan dalam hal perasaan, namun benar-benar sungguh.
Sudah menjadi watak bagi setiap manusia bahwa mudah untuk menyalahkan orang lain. Kita melihat orang lain sebagai setan dan menyatakan dirikita 'meskipun tidak 100% baik' lebih baik dari orang yang kita tuduh. Kita tidak pernah menempatkan dirikita kepada keadaan di mana diri kita berada di tempat orang lain itu.
Seberapa banyak orang yang telah lupa apa yang mereka perjuangkan? Seberapa banyak orang yang dahulu mengatakan baik di satu sisi namun ia berubah di kemudian hari.
Saya tidak bermaksud untuk menuduh dan berusaha tidak menuduh seseorang. Namun perlu diingat bahwa selayaknya kita tidak terlalu banyak menuduh. Hal ini mengingatkanku pada pepatah Arab Kuno yang menyatakan ketika kamu menuduh seseorang dengan satu jari telunjukmu, maka ketiga jari lainya akan menunjuk kepada dirimu sendiri. Artinya apa? Ini sebuah konsekuensi yang besar, bahwa ketika kita berani menuduh dan berani mengingatkan. Kita perlu menjadi seseorang yang benar-benar lebih daripada orang yang kita tuduh, bukan dalam hal perasaan, namun benar-benar sungguh.
Tuesday, January 26, 2010
Jalan yang Mudah?
Aku pernah bertanya kepada diriku sendiri? Apakah benar-benar ada jalan yang mudah ditempuh di dalam kehidupan ini? Apakah ada jalan yang bisa ditempuh untuk mendapatkan sesuatu tanpa perlu kita berkeringat dan bersusah payah.
Aku merenung dan mencari, memikirkan apa yang telah aku lalui selama ini, dan memang jalan seperti itu ada. Jalan yang mudah itu ada, mudah bagi diriku, namun bukan berarti mudah bagi orang lain.
Jawabannya bukan berada diluar sana, namun ada di dalam kepala kita sendiri. Sesuatu yang mudah atau sulit itu ada di dalam pikiran kita. Algoritma apa yang akan kita gunakan, atau unit pemroses apa yang ada di dalam kepala kita. Semua ini tidak ada kaitannya dengan IQ atau kecerdasan kita. Bukan pula pengalaman yang telah kita lalui. Namun lebih kepada keinginan dan kemantapan hati. Apakah kita benar-benar mau untuk mengerjakan sesuatu, atau kita hanya hendak bertopang dagu melihat sesuatu.
Tidak ada jalan yang benar-benar mudah untuk dilalui, namun juga tidak ada jalan yang sulit jika kita mau melakukan sesuatu. Bermimpi bukan merupakan kesalahan dan berkeinginan bukan merupakan dosa, namun itu adalah jalan termudah untuk memulai sesuautu yang kita inginkan.
Aku merenung dan mencari, memikirkan apa yang telah aku lalui selama ini, dan memang jalan seperti itu ada. Jalan yang mudah itu ada, mudah bagi diriku, namun bukan berarti mudah bagi orang lain.
Jawabannya bukan berada diluar sana, namun ada di dalam kepala kita sendiri. Sesuatu yang mudah atau sulit itu ada di dalam pikiran kita. Algoritma apa yang akan kita gunakan, atau unit pemroses apa yang ada di dalam kepala kita. Semua ini tidak ada kaitannya dengan IQ atau kecerdasan kita. Bukan pula pengalaman yang telah kita lalui. Namun lebih kepada keinginan dan kemantapan hati. Apakah kita benar-benar mau untuk mengerjakan sesuatu, atau kita hanya hendak bertopang dagu melihat sesuatu.
Tidak ada jalan yang benar-benar mudah untuk dilalui, namun juga tidak ada jalan yang sulit jika kita mau melakukan sesuatu. Bermimpi bukan merupakan kesalahan dan berkeinginan bukan merupakan dosa, namun itu adalah jalan termudah untuk memulai sesuautu yang kita inginkan.
Subscribe to:
Posts (Atom)